Sunday, May 26, 2013

I Hate This Part

Now Playing: Pussy Cat Dolls - I Hate This Part

Pernah nggak soh lo itu mau berbuat baik sama orang yang lo peduliin tapi ujung-ujungnya nyusahin diri sendiri? Ini entah guenya yang kelewat bego atau emang semesta yang ga pernah mendukung gue untuk berbaik hati karena kejadian ini sering banget kejadian sama gue.

Gue kesel, pake banget. Tapi, bingung mau nyalain siapa. Nyalahin diri sendiri karena mau berbuat baik? Atau nyalahin diri sendiri karena sok peduli? Atau nyalahin orang yang gue peduliin? Atau nyalahin keadaan kenapa ngga berpihak sama gue? Fix gue bingung.

Masalahnya, hal itu tuh krusial gitu. Gue nggak suka nunda sesuatu kalo gue udah niat mau ngelakuinnya. Lha, tapi ini kehambat sampe berpuluh-puluh jam. Jujur gue orangnya panikan banget, gue panik kalo udah kaya gini. Gue orangnya insecure-an banget, gue khawatir kenapa-kenapa kalo udah kaya gini.


Gini analoginya, lo punya ksempatan untuk jalan-jalan ke Lombok 5 hari. Tapi, tiketnya ketinggalan di temen lo yang lagi ada hajatan di rumahnya. Nah, dia baru bisa lo temuin pas (harusnya) hari ketiga lo lagi di Lombok. Kesel ngga? 

Monday, May 13, 2013

Bukan Cuma Atlet, tapi Eventnya pun Berprestasi.

Dukung badminton sebagai kebanggan bangsa!

Siapa yang tidak mengenal permainan bulu tangkis? Rasa-rasanya hampir setiap orang pernah memainkan olahraga ini. Saat saya kecil, hampir setiap minggu memainkan olahraga ini bersama teman sepermainan. Dulu, kami menyebut ini dengan “main raket.” Waktu saya kecil sih permainan ini cukup simpel untuk dimainkan, kami hnya butuh raket dan kok tanpa perlu net. Kita buat garis batas dengan kapur, ya namanya juga anak kecil =))

Tingkat kepopuleran olahraga ini tidak kalah lho dengan sepak bola. Menurut saya, dua olahraga ini yang paling populer di Indonesia. Coba saja teman-teman lihat di sekolah-sekolah dasar atau di areal perumahan, pasti anak-anaknya kalau tidak bermain sepak bola ya bulu tangkis. Biasanya juga kalau class meeting, bulu tangkis adalah salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.

Nah, berbeda dengan sepak bola Indonesia, yaaah yang kita tahu gimana prestasinya sampai saat ini, bulu tangkis tentu sudah berulang kali mengharumkan nama bangsa kita. Eh, bukan maksud saya mendeskreditkan sepak bola ya, tidak sama sekali, ini cuma sebagai pembanding lho. Mungkin saja dengan perandingan seperti ini insan-insan sepak bola di Indonesia lebih semangat untuk berprestasi, siapa tahu? Hehehe.

Dari jamannya Rudy Hartono, Lim Swie King, Icuk Sugiarto, Ricky Subagja, Rexy, Mainaky, Susi Susanti, Alan Budikusuma, Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Lilyana Natsir, Markis Kido, M. Ahsan, sampe Bona septano, semuanya berprestasi! Ohya, pasti sudah pada tahu kan kalau King-lah yang menciptakan gerakan jumping smash!

Ets, selain atlet-atlet kita yang berprestasi di berbagai turnamen, ada juga nih turnamen yang diselenggarakan di Indonesia. Apa coba hayo? Jeng jeng jeng… apalagi kalau bukan Djarum Indonesia Open. Indonesia Open sendiri itu acara tahunan yang diadain sama PBSI sejak 1982. By the way, event ini masuk ke BWF Super Series looh, keren yaa? :3

Selain atlet-atlet kita yang berprestasi, event yang Indonesia bikin juga tidak kalah berprestasinya. Buktinya, ya, penyelenggaran Djarum Indonesia Open 2012 kemarin jadi super series terbaiknya BWF. Wiiih, super cool! Siapa yang tidak bangga coba? Atletnya berprestasi pun dengan eventya, emang bener-bener ya cabang bulu tangkis kita ini bisa mengharumkan nama bangsa. Salut! :’)

Ditambah lagi, pas 2012 kemarin Indonesia juga merebut medali emas di cabang single putra. Kyaa, Mas Simon Santoso :3

Animo masyarakat Indonesia juga sangat tinggi terhadap bulu tangkis, puas lah kalau melihat pertandingan olah raga ini. Kemungkinan menangnya besar, jadi seneng dan bangga gitu kalau jagoan kita menang. Semangat deh nontonya, hehehe. Bersyukur sih, Indonesia bisa bikin evet bulu tangkis yang bagus. Bisa mendukung atlet-atlet kita secara langsung di Istora tuh rasanya… campur aduk sih! Hehehe. Ya senang, semangat, tapi tegang juga. Kalau atlet kita menang, iiih seneng dan bangga banget. Saking senangnya, bisa-bisa kita saling berpelukan gitu sesama suporter padahal mah aslinya nggak saling kenal. Nah, ramenya juga di situ, semuanya seperti saudara =))

Maju terus Indonesia. Selalu semangat untuk berprestasi!

Thursday, May 9, 2013

Kamu, Cat Gila.


Gila.

Iya, itu kamu. Kamu yang udah buat aku nggak waras.

Kamu yang sempat hadir menumpahkan cat warna-warni  di kanvas kehidupanku, kemudian berganti menjadi cat hitam – enyah.

Sekarang kamu kembali lagi, hendak menumpahkan cat lain di atasnya. Hei, cat hitammu pun belum seutuhnya kering!

Aku, si kanvas pasif yang hanya bisa terdiam dan tak melakukan apa-apa. Kanvas putih yang ingin berwarna tapi, bukan seperti ini yang aku mau.

Kamu hadir bukan hanya untukku.
Kamu kembali pun aku tak yakin, apakah tulus ingin mewarnai hari bersamaku atau karena kanvasmu yang lain telah penuh?

Saturday, February 23, 2013

Review Kuliah Semester Tiga!



Halo, ini sudah seminggu masuk perkuliahan di semester empat. Gak berasa, perasaan belum lama ikut Fenomena, jalan kaki dari gerbang BNI ke Fikom jam lima pagi eh sekarang udah satu setengah tahun aja kuliah di Fikom. Sekarang gue mau review kuliah semester kemarin, semester ketika kita sudah menentukan pilihan memasuki gerbang “biru”.  Gue akan mereview pelajaran-pelajaran apa aja yang udah gue dapet berdasarkan jadwal kuliah gue keamrin ya, soalnya bingung mau ngebaginya gimana hehehe.

Komunikasi Organisasi
Kayaknya ini mata kuliah fakultas sih, jadi semua jurusan dapet mata kuliah ini. Dari namanya udah bisa ketebak dong kira-kira ini mempelajari apa? Yak, komunikasi yang ada di dalam suatu organisasi tapi, bentuk organisasinya dalam bentuk yang luas berupa perusahaan. Gue juga masih sering rancu sih, yang gue inget adalah organisasinya itu UKM. Yang bisa gue serep dari mata kuliah ini komunikasi dalam organisasi itu bentuknya ada yang formal dan informal, komunikasi formal itu ada komunikasi ke atas, ke bawah, komunikasi horizontal, sedangkan komunikasi informal bentuknya adalah desas-desus. Ya materi itu yang paling gue khatam -_-

Reka Bentuk Media
Menurut gue ini bentuk lanjut dari Komunikasi Visual. Menyenangkan sih mata kuliah ini soalnya banyak praktek pas udah lewat UTS. Nah, sebelum UTS-nya itu yang agak-agak bikin huft. Apalagi pas UTS, teori semua! Yaudahlah ya, 30 aja gitu nilai gue. Abis UTS ada dua praktek, kita disuruh bikin sekitar 10 jenis media (banner, baliho, poster, termasuk logo) promo acara “Visit Jatinangor” dan company profile jurusan. Pas bikin company profile gue paling suka, sama kayak pas Komvis pas disuruh bikin poster, gue ngerasa tugas ini “Gue banget!” walaupun gue gak sepenuhnya puas dengan hasil compro ini tapi alhamdulillah kelompok gue termasuk tiga besar di kelas :’)

Wawancara
Dari namanya aja udah jurnalistik banget kan? Ya begitulah kuliahnya, kita dilatih untuk mewawancarai berbagai tokoh. Kita dapet tiga tugas ke lapangan, yang pertama itu mewawancarai ilmuwan berkaitan dengan Nobel 2012. Tugas lapangan kedua mewawancarai penulis, ini gue suka banget! Kita bisa ketemu dan ngobrol langsung dengan penulis favorit, wuhuhuhu. Gue mewawancarai Ben Sohib. Tugas ketiga kita mewawancarai jurnalis handal. Beda sama tugas-tugas sebelumnya yang dikerjain secara individu, untuk tugas kali ini dilakukan secara tim yang terdiri dari dua orang. Mata kuliah ini basic dari mata kuliah-mata kuliah yang jurnal banget untuk semester-semester selanjutnya karena mata kuliah ini adalah mata kuliah bersyarat. Kalau kita lulus mata kuliah ini baru bisa ngambil Penulisan Berita Cetak di semester empat.

Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial
Nah loh, dari namanya aja udah panjang dan belibet kan. Awal perkuliahan kita dikasih liat video yang bener-bener bikin kita kesel sama barang-barang branded. Lewat kuliah ini kita diajak melihat sisi lain dari pembangunan ekonomi, terutama keadaannya di Indonesia. Sedih. Susah sih enggak, cuma teorinya lumayan banyak jadi kadang agak bingung. Setelah itu kita membahas MDGs, seru sih untuk beberapa topiknya kayak masalah wanita dan kesehatan.

Jurnalisme Foto
Buat yang suka fotografi pasti suka sama mata kuliah ini. Seru, tiap minggu getting foto. Temanya udah ditentuin sama dosen, tapi lucu-lucu kayak kereta api, sepeda motor, lansia, sama orang terkenal. Setiap foto harus punya nilai berita, di sini letak keseruannya. Terus abis dikumpulin dibahas sama Pak Aceng selaku dosen di kelas, foto mana aja yang bagus. Ya, jadi bahan pembelajaran sih setiap abis dibahas.

Bahasa Jurnalistik
Ketebaklah ya kira-kira kuliahnya ngapain aja? Mata kuliah bajuri ini ngebahas gaya penulisan berita di media cetak, elektronik dan online. Bahasa jurnalistik itu nggak seratus persen sama kayak bahasa Indonesia sesuai dengan EYD, apalagi di online dan radio. Misalnya berita di radio nih, kejadian jam 8.56 bisa disebutkan kejadian kira-kira pukul 9. Bahasa jurnalistik itu juga banyak ditentukan sama media di mana berita itu akan terbit.

Reportase
Kurang jurnalistik apalagi dari nama mata kuliah ini? Hahaha. Seru, seru banget! Banyak terjun ke lapangan. Sebenernya wawancara adalah bagian dari reportase, jadi reportase itu bisa kita lakukan dengan observasi, paper/internet trail, sama wawancara juga.

Komunikasi Politik
Ini juga mata kuliah fakultas. Kita belajar bagaimana strategi komunikasi untuk menjalankan politik. Politik itu berkaitan dengan kekuasaan kan, jadi harus ada strategi yang dijalankan supaya dengan kekuasaannya itu tujuan-tujuan dia atau kelompoknya bisa tercapai.

Ya kira-kira begitu gambaran secara general kuliah gue di Departemen Jurnalistik semester tiga kemarin. Dengan berbagai kegiatan dan usaha yang sudah gue lakukan, walaupun nilai turun drastis, tetap Alhamdulillah :) 

Saturday, February 9, 2013

I'd Chime In!


It's still the best. And I still skip a heartbeat when I see Brendon dancing.

Thursday, February 7, 2013

-

To keep me sane, that's the reason why I'm still holding you on. This life, it's already crazy. I need something to keep my feet on the ground, and it's you. From the very start I didn't mean to make any move for you to realize and I'm still not sure what kind of feeling is this. You're the drugs to cure this pain, you make me numb so that's the easiest way to escape pain.